Remunerasi / Pengupahan merupakan komponen strategis dalam manajemen sumber daya manusia yang memiliki dampak signifikan terhadap keberlangsungan perusahaan. Bagi manajer, memahami dan merancang sistem remunerasi yang adil dan kompetitif bukan hanya soal memenuhi kewajiban kepada karyawan, tetapi juga soal menjaga stabilitas organisasi. Ketidakseimbangan remunerasi antara berbagai kelompok dalam perusahaan mulai dari eksekutif, manajerial, hingga tenaga administratif sering kali menjadi pemicu konflik internal yang berujung pada penurunan semangat kerja dan komitmen karyawan terhadap perusahaan. Oleh karena itu, pengembangan sistem remunerasi yang transparan, fleksibel, dan berdasarkan kesepakatan menjadi kebutuhan mendesak untuk menciptakan harmoni dan meningkatkan produktivitas organisasi.
Salah satu pendekatan yang semakin relevan adalah sistem pengupahan berbasis produktivitas. Sistem ini tidak hanya memberikan penghargaan yang layak kepada karyawan atas kontribusi mereka, tetapi juga mendorong mereka untuk terus meningkatkan kinerja. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat menghubungkan antara output yang dihasilkan pekerja dengan kompensasi yang mereka terima, sehingga menciptakan dorongan alami untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Dalam konteks yang lebih luas, penerapan sistem pengupahan berbasis produktivitas dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi. Perusahaan yang mampu meningkatkan daya saingnya akan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional, sehingga menciptakan peluang untuk bersaing di pasar global.
Menyadari pentingnya hal ini, Lembaga Kajian Nasional Kebijakan dan Informasi Publik (LEKNASKIP) bersama narasumber yang berkompeten berinisiatif menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait penyusunan sistem remunerasi dan pengupahan berbasis produktivitas. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam dan langkah-langkah praktis kepada para peserta dalam menyusun kebijakan remunerasi yang tidak hanya adil dan rasional, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dan tantangan era persaingan global. Dengan demikian, perusahaan dapat mengelola remunerasi sebagai alat strategis untuk meningkatkan loyalitas karyawan sekaligus daya saing usaha.
POKOK MATERI
- PENYUSUNAN SISTEM REMUNERASI BERBASIS KINERJA
- Overview Remunerasi di indonesia
- Tujuan Remunerasi Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan
- Jenis Remunerasi
- Manfaat Remunerasi Bagi Perusahaan
- Membangkitkan Motivasi Dengan Remunerasi Berkala & Promosi Jabatan
- Strategi dan Faktor yang mempengaruhi dalam menetapkan Sistem Remuneasi
- Peningkatan Daya Saing Perekonomian
- SISTEM PENGUPAHAN DENGAN BASIS PRODUKTIVITAS / KINERJA PASCA UU
CIPTA KERJA DAN PP NO. 51 TAHUN 2023
- Review Sistem Pengupahan Berdasarkan UU Cipta Kerja dan PP No.51/2023
- Komponen Upah
- Pengupahan Berbasis Produktivitas dan Peningkatan Produktivitas
- dunia usaha
- Mendesain Struktur Skala Upah dengan Sistem Manajemen Kinerja (SMK).
- Mendesain Jabatan dan Struktur Organisasi
- Analisa Jabatan dan Evaluasi Jabatan
- Implementasi Struktur Upah
- Tunjangan, Benefit, Fasilitas ,Insentif,Komisi,Bonus
- Sistem Manajemen Kinerja (SMK)
- Manajemen Budget Upah Sundulan
- Membuat Struktur Skala Upah yang Antisipatif Berbasis Survey Upah
ETIK SUGIYARTI, SH, MM
(Praktisi Pengupahan /Sekretaris Eksekutif LSP-PHI Kemenaker RI)