Good Corporate Governance Assessment, Untuk mengukur atau menilai sejauh mana kualitas penerapan Tata Kelola Yang Baik atau Good Corporate Governance, mesti diperlukan instrumen Assesment. Mengingat pentingnya hal itu, maka kemudian Kementerian BUMN menerbitkan Surat Keputusan Sekretaris Kementerian BUMN nomor: SK 16/S-MBU/2012 Tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi atas penerapan Tata Kelola Yang Baik di lingkungan BUMN.
ada 2 (dua) aspek penerapan terkait pengembangan konsep Good Corporate Governance Assessment (GCG) antara hardware dan software. yang pertama merupakan aspek teknis pembentukan atau perubahan struktur sistem organisasi; sedang yang kedua mencakup aspek perubahan paradigma: visi, misi, nilai-nilai etika; sikap (attitudes and behavioral conducts). memang sangt diperlukan dalam dunia bisnis agar lebih mudah, untuk mengikutinya, memperbaharui penyusunan system, prosedur serta pembentukan sistem organisasi menurut kebutuhan perkembangan dunia usaha.
peran penting adalah di pucuk pimpinan, leadership, Untuk perubahan software skills & behavioral conducts Pucuk pimpinan akan menularkan tindakan manajemen, kemampuan manajemen yang harus dapat mengelola keteraturan, kelancaran proses organisasi serta ketaatan anggota perusahaan terhadap kebijakan, sistem yang dirancang untuk melaksanakan prinsip tersebut.
yang melopori dan memajukan GCG ada banyak perusahaan BUMN Indonesia, tentu menjadi menjadi kebanggaan, dengan adanya arahan Kementerian BUMN, pengembangan serta pemahaman pucuk pimpinan beberapa BUMN di jelaskan dalam UU No. 19 tahun 2003 tentang Tujuan GCG yang meliputi: Memaksimalkan Nilai BUMN dengan cara meningkatkan prinsip keterbukaan; Mendorong Pengelolaan BUMN secara Profesional; Mendorong agar organisasi dalam membuat keputusan, menjalankan tindakan dilandasi Nilai Moral, Kepatuhan; Meningkatkan Kontribusi BUMN; Meningkatkan Iklim Investasi, Mesukseskan Program Privatisasi.
Pasar Modal mengajarkan mewajibkan Korporasi Terbuka (Go Public) menjalankan GCG dan menjadi contoh. Dalam implimentasi GCG bagi perusahaan Tbk tentu harus menguasai Manajemen Risiko, Pengelolaan Informasi Teknologi, Pemahaman Regulasi Audit Praktek Audit yang Transparan, Benar.
keberhasilan menerapkan GCG oleh perusahaan BUMN dapat dijadikan contoh, korporasi Tbk yang masuk pasar modal yang sangat jelas memberikan lebih banyak manfaat ; haruslah dapat diikuti oleh perusahaan lain baik menengah maupun yang usaha baru atau sedang merintis .
Lebih penting lagi dalam implementasi GCG adalah pemahaman Ilmu Komunikasi dengan berbagai cara seperti penyampaian Informasi, Komunikasi. Informasi bisnis, ekonomi, politik sangat perlu didalami dan dipahami, dikomunikasikan dalam bentuk,kerangka waktu yang tepat supaya manajemen memungkinkan melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik. Hal yang perlu diperhatikan: mengikuti dan mendapat informasi eksternal, internal yang penting sehubungan dengan bisnis perusahaan. Menyediakan informasi yang tepat bagi institusi/instansi yang harus mereka miliki. memperinci Informasi yang disampaikan, efektif, efesien dan tepat waktu dapat memberdayakan dalam melaksanakan tanggung jawab.
Efektif dalam berkomunikasi harus terlaksana dalam artian: mengalir kebawah, melintas dan naik ke atas dalam suatu struktur. Memahami pentingnya komunikasi demikian mempermudah untuk pelaporan terjadinya ketidakwajaran yang diduga terjadi, semisal kecurangan: fraud. Dengan sistem komunikasi yang baik dapat dipastikan transparasnya dan efektifitas keterbukaan.
Hambatan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik, dan kemungkinan terjadi kegagalan. dengan demikian Kegagalan dapat diindentifikasi dan diperbaiki antara lain: karena terjadinya pengendalian internal yang diabaikan, karena pengendalian begitu rumit atau adanya kompleksitas yang berlebih atau komunikasi dan informasi buruk dan tidak berjalan baik, karena terlalu sering terjadi modifikasi ataupun perubahan dan karena terjadi penolakan / kejenuhan.
Berkenaan hal tersebut, perlunya mengadakan pelatihan,
POKOK MATERI
- Overview
- Organ dan Kebijakan
- Assesment Aspek Komitment
- Assesment Aspek Pemegang Saham atau RUPS
- Assesment Aspek Informasi dan Transparansi
- Assesment Aspek Dewan Komisaris
- Assesment Aspek Dewan Direksi
- Kertas Kerja Pelaporan
- Praktek Penulisan Laporan
TUJUAN PELATIHAN
- Memahami bagaimana cara mengimplementasikan GCG di perusahaan secara tepat
- Memahami Pelaksanaan assessment GCG sesuai SOP yang berlaku
- Memahami parameter penyebab terjadinya kegagalan pengelolaan perusahaan sebagai akibat dari bad corporate governance;
- Mengembangkan pemahaman dan mampu memecahkan masalah yang terjadi dalam praktik implementasi GCG.
- Memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis pelaksanaan penilaian dan evaluasi pelaksanaan GCG dengan menggunakan indikator/ parameter Keputusan Sekretaris Meneg BUMN No. SK.16/S.M.BU/2012
SASARAN PELATIHAN
- Direksi, Pucuk Pimpinan,
- Company Secretaries
- Corporate Planners
- Manajemen Level 1 dan 2
- Manajemen Pelaksana dan Supervisors Level
- Internal Auditors
METODE PELATIHAN
- Bahasan Makalah Ilmiah dan Presentasi
- Interaktif: Diskusi dan pembahasan Problem Solving
- Bahasan per kelompok dan presentasi dari Brain Storming Sessions
- Result Oriented